Kumpulan Dongeng Anak Islami Si Kaya Baik Hati

Friday, May 6th, 2016 - Dongeng Islami

Kumpulan dongeng Islami kali ini berjudul Dongeng Anak Islami Si Kaya Baik Hati . Mari kita simak dongeng selengkapnya.

Dongeng Anak Islami

Alkisah di sebuah desa yang makmur, hiduplah seorang laki-laki yang bernama Pak Irwan, orang baik dan juga dermawan. Ia mempunyai dua orang anak yang bernama Fatin dan Fatimah. Mereka adalah keluarga kaya yang bahagia dan selalu hidup sederhana dan sangat senang sekali membantu sesama yang membutuhkan, apalagi kepada fakir miskin dan anak yatim.

Baca juga Dongeng Anak Islami Miskin Tapi Dermawan

Pak Irwan memiliki banyak harta, bahkan mereka keluarga terkaya di desa itu. Usaha yang di miliki Pak Irwan banyak, dan usaha itu berhasil semua. Selain itu, Pak Irwan juga memiliki tanah dan kebun yang luas, ternak sapi paling besar di daerah itu. Pak Irwan tetap rendah hati dan tidak menyombongkan kekayaannya, keluarganya pun juga di didik untuk bersikap rendah hati, hidup sederhana dan suka menolong sesama. “Semua harta yang kita miliki bukan milik kita semuanya, ini adalah titipan dari Allah SWT kepada kita. Maka dari itu kita tidak boleh sombong dan tamak karena harta kita ini.” Nasehat Pak Irwan kepada keluarganya.

kumpulan dongeng anak islami,dongeng anak islami,dongeng islami untuk anak,tolong menolong,anak menolong sesama

Tolong Menolong
gambar via vevnews.blogspot.com

Keluarga Pak Irwan selalu menaati dan melaksanakan nasehat Pak Irwan, mereka justru bangga mempunyai ayah yang mengajarkan kebaikan. Walaupun Pak Irwan orang kaya, namun selalu memiliki waktu untuk keluarganya, beliau membuat jadwal antara pekerjaan dan keluarga. Kadang Pak Irwan mengajak keluarganya jalan-jalan, namun bukan di mall atau di tempat hiburan lainnya, melainkan di panti asuhan untuk memberi santunan kepada anak yatim. Fatin dan Fatimah pun tak pernah mengeluh dan memberi arti kepada mereka tentang kehidupan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Pada suatu saat, Fatimah bertanya kepada ayahnya. “Kita ke panti asuhan seminggu sekali untuk apa, yah?’. “Nak, Allah memerintahkan kita untuk selalu peduli anak yatim. Mereka sangat kasihan, sejak kecil tidak mendapat kasih sayang dari orang tua. Mereka butuh kasih sayang dan santunan dari orang lain, nak.” jawab Pak Irwan sambil tersenyum. Banyak hikmah yang diambil dari kegiatan Pak Irwan ke panti asuhan. Fatin dan Fatimah menjadi lebih bersyukur, rendah hati, tidak sombong, suka menolong sesama, berbuat baik, dan selalu patuh kepada orang tuanya.

Hari demi hari mereka lakukan kegiatan itu dengan ikhlas dan rutin. Hingga pada suatu saat Fatin mendapat kabar dari temannya bahwa Ani teman sekelasnya sakit, sepulang sekolah, Fatin menjenguk ke rumah teman sekelasnya. Sampai disana ternyata benar Ani sakit, badannya panas, badannya lemah. Sudah 3 hari panasnya tidak turun-turun, “Sudah dibawa ke dokter belum, bu? tanya Fatin. “Belum nak, cuma ibu belikan obat penurun panas di apotik.” jawab ibunya Ani. “Tapi panasnya kok belum turun, bu?. Coba dibawa ke rumah sakit bu, biar jelas Ani sakit apa dan cepat di tolong.” ucap Fatin. “Maaf nak Fatim, ibu tidak punya uang untuk biaya Ani di rumah sakit.” jawab ibu Ani.

Fatin mulai khawatir dengan keadaan Ani yang pucat dan lemah. “Bu, sekarang juga Ani harus dibawa ke rumah sakit, yang penting Ani cepat tertolong bu, soal biaya tidak usah di pikirkan.” desak Fatin. “Nak, ibu cuma pedagang gorengan keliling, bapak Ani kerjanya juga cuma serabutan tidak pasti. Uang dari mana nak untuk biaya rumah sakit Ani? jawab Ibu dengan nada lirih. “Ibu tidak usah memikirkan biaya, semuanya biar nanti Fatin bilang sama Ayah untuk menanggung biaya Ani di rumah sakit.” imbuh Fatin. “Maaf nak, Ibu tidak mau merepotkan keluarga kamu.” ucap Ibu Ani. Akhirnya Fatin langsung menelepon taksi dan membawa Ani kerumah sakit.

Tiba di rumah sakit, Ani langsung dibawa ke Ruang Gawat Darurat. Fatin dan keluarga Ani menunggu di luar. Selang beberapa lama dokter memanggil orang tua Ani. “Bu, untung saja anak ibu cepat-cepat dibawa kerumah sakit, anak ibu terkena demam berdarah, harus membutuhkan perawatan.” ucap dokter. “Tapi anak saya tidak apa-apa, dok?” tanya ibu. “Ibu tenang saja, kita akan berusaha untuk menyembuhkan Ani, ibu berdoa semoga Allah SWT memberi kelancaran dan kesembuhan anak ibu.” jawab dokter.

Baca juga : dongeng anak selamat ulang tahun ibu

Sementara, Fatin diluar ruangan mendapat kabar bahwa Ani harus rawat inap dan mendapatkan perawatan. “Aku harus mengabari ayah segera” ucap Ani lirih. “Hallo, Ayah” sapa Fatin. “Iya, ada apa nak?, kok kamu belum pulang? “jawab Pak Irwan. “Maafkan Fatin, Yah. Fatin lupa pamit sama ayah. Ini Fatin sedang dirumah sakit, teman Fatin terkena demam berdarah dan harus di rawat sekarang” jelas Fatin. “Ya Allah..Sekarang gimana keadaan teman kamu, nak?” tanya Pak Irwan. “Ani sekarang sedang dirawat. Yah. Fatin boleh ngomong sesuatu.?” ucap Fatin. “Tentu saja boleh, memang ada apa nak? tanya Pak Irwan lagi. “Yah..Fatin ingin mengambil sebagian uang tabungan Fatin, untuk biaya Ani selama rawat inap di rumah sakit. Ani anak orang tidak mampu,Yah. Kasihan.” kata Fatin.

Mendengar kata-kata Fatin di telepon, Pak Irwan terharu. “Alhamdulillah. Anak ayah memiliki hati yang sangat mulia menolong sesama. Ayah terharu mendengar semua ini nak. Ayah sangat mendukung yang kamu lakukan sekarang ini.” jawab Pak Irwan terharu. “Alhamdulillah. Terima kasih ayah. Fatin ke ATM sekarang, yah. Assalamualaikum.” ucap Fatin. “Wa’alaikum salam. Hati-hati dijalan, nak. Nanti kalau uang kurang bilang sama ayah.” jawab Pak Irwan. “Iya terima kasih ayah, Inshaa Allah cukup.” ucap Fatin. Setelah itu, Fatin langsung mengambil uang dan diserahkan kepada ibuya Ani.

Beberapa hari kemudian, Ani sembuh dari sakitnya dan dengan orang tuanya berkunjung ke rumah Fatin untuk mengucaokan terima kasih. Pak Irwan yang juga kebetulan berada dirumah, menyambut Ani dan orang tuanya. Fatin sangat senang sekali membantu Ani hingga dia sembuh. Akhirnya bapaknya Ani di suruh bekerja di salah satu toko milik Pak Irwan, dan Ibunya Ani di beri modal untuk usaha dagangnya.

Baca juga : dongeng anak singkat penjual sayur dan pedagang buah

“Kamu tidak pernah tahu kalau beberapa perbuatannmu telah mengispirasi seseorang untuk berbuat dengan lebih baik. Terkadang kamu menolong seseorang, tanpa pernah kamu rasakan.”

Demikianlah dongeng anak islami. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cerita dongeng berbuat baik kepada sesama
  • dongeng anak tentang hidup sederhana
  • dongeng tentang islam untuk anak panti
  • si kaya yang baik hati
Kumpulan Dongeng Anak Islami Si Kaya Baik Hati | Tukang Dongeng | 4.5