Dongeng Cerita Anak Selamat Ulang Tahun Ibu

Kumpulan dongeng anak kali ini berjudul Dongeng Cerita Anak Selamat Ulang Tahun Ibu. Mari kita simak dongeng selengkapnya.

Kumpulan Cerita Dongeng Anak Tentang Ibu

Ada dua anak kakak beradik yang sangat patuh dan sayang kepada ibu, namanya Ratih dan Ratna. Mereka mempunyai rencana untuk sang ibu tercinta, pelan-pelan mereka berjalan masuk rumah, dengan mengendap mereka tengok kanan tengok kiri agar tidak di ketahui oleh ibu, Setelah suasana meyakinkan mereka bergegas masuk kamar. Ratih mengeluarkan celengan ayam dan mengambil uang dari ditabungnya beberapa bulan yang lalu, dan Ratna mengambil kotak yang dipakai untuk menyimpan uang. Mereka tertawa lirih dan menghitung uang mereka untuk memberi kejutan pada ibunya.

dongeng anak terbaru,dongeng tantang ibu,cerita dongeng untuk anak,dongeng anak sebelum tidur

Kasih Ibu
gambar via slideshare.net

Ketika sibuk menghitung uang, tiba-tiba terdengar langkah kaki menuju kamar, semakin lama semakin mendekat, lalu pintu terbuka, mereka terkejut karena ibu mereka sudah ada di pintu kamar. “kakak sama adik sedang apa to?” tanya ibu kepada mereka. “Kami sedang tidak enak badan bu,” jawab ratna. Ibu berjalan menuju tempat tidur mereka, dengan cemas iu memeriksa tubuh kedua anaknya. “Tubuh kalian tidak panas, kalian juga tidak pucat, mungkin hanya kecapekan saja, sekarang mandi dulu sudah sore lalu istirahat,” nasehat ibu kepada anaknya. Ratih dan Ratna saling berpandangan dan tertawa kecil.

Baca juga dongeng cerita anak ayah yang baik hati

Mereka bergegas bangun, “kami mandi dulu ya bu,” teriak ratih sambil menggandeng tangan ratna. Ibu hanya tersenyum dan bertanya-tanya, “ada apa dengan Ratih dan Ratna?, kok tingkah mereka jadi aneh” gumam ibu di dalam hati. Namun ibu tidak berpikir macam-macam karena ibu percaya bahwa kedua buah hatinya tidak akan bertingkah yang macam-macam, lalu ibu ke ruang tamu untuk menyapu lantai.

Ibu merupakan wanita yang tangguh, sejak bapak meninggal, ibu lah yang mengurus semua urusan rumah dan pekerjaan, bapak hanya mewariskan usaha bengkel yang belum besar, hanya memiliki 2 pekerja, dan ibu juga yang menggantikan bapak mengurus bengkel itu. Ibu tidak pernah mengeluh, beliau selalu bersyukur dengan nikmat apapun yang Tuhan berikan. Ibu juga menjadi bapak yang selalu ada di dekat anak-anak, justru ibu lah yang selalu mengingatkan kepada anak-anak harus ikhlas dan selalu berdoa untuk bapak.

Keesokan harinya Ratih dan Ratna berjalan berdua sepulang sekolah sambil ngobrol dengan serius perihal kado apa yang akan diberikan kepada ibu. “Kita belikan ibu kado apa, na?” tanya Ratih. “Sesuatu yang paling disukai ibu?” jawab Ratna. “Oya na, bagaimana jika ibu kita belikan kalung?” usul Ratih. “Kamu bercanda, tabungan kita tidak cukup untuk membeli kalung” kata Ratna. “Terus ibu kita belikan apa?” “bagaimana kalau kita belikan jilbab?” usul Ratih. “Wah usul yang bagus itu, iya aku setuju” jawab Ratna dengan senyuman. Akhirnya mereka berangkat ke toko untuk membeli jilbab sebagai kado ulang tahun ibunya.

Sesampainya dirumah mereka bergegas masuk kamar untuk menyembunyikan hadiah untuk ibu, lalu mereka keluar untuk makan siang. “Kok tidak ganti baju dulu baru makan?” tanya ibu. “Kami lapar sekali, bu” jawab Ratih. “Ya sudah, sekarang makan dulu tapi habis makan jangan lupa ganti baju, karena itu seragam sekolah” nasehat lirih ibu. “Iya bu” jawab mereka dengan serentak.

Hari menjelang sore, mereka bergegas mandi dan mempersiapkan kejutan untuk sang ibu, dan saat-saat yang ditunggu akhirnya tiba. Ibu sedang istirahat di ruang tamu, pelan-pelan mereka berjalan dan memeluk ibu dari belakang, “Selamat ulang tahun, ibu” ucap mereka berdua sambil memeluk ibu. Dengan berlinang air mata, ibu memeluk erat mereka berdua. “Terima kasih Ratih, Ratna”. kata ibu sambil mencium kedua anaknya. Mereka mengambil kado yang sudah disiapkan, “ini kado buat ibu” ucap Ratih dan Ratna. “Terima kasih sayang, ini isinya apa?” tanya ibu. “Dibuka sekarang saja bu, dan lihat isi kadonya, semoga ibu suka” kata Ratna. Pelan-pelan ibu membuka kado itu, ibu terkejut dan terharu setelah membuka kado itu.

Baca juga Dongeng Anak Boby Jago Layang-Layang

“Surga ada di telapak kaki ibu, kita harus menghormati ibu dan patuh kepada ibu. Berikan yang terbaik untuk ibu, karena kasih ibu tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia.”

Demikianlah Dongeng Cerita Anak Selamat Ulang Tahun Ibu. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cerita ulang tahun anak
  • cerita ulang tahun anak-anak
  • cerita anak ulang tahun
  • cerita ulang tahun
  • cerita rohani anak ulang tahun
  • cerita anak anak buat ulangtaun
  • cerita ulang tahun anak kecil
  • dongeng anak dan ibu
  • cerita ultah anak
  • cerita anak tentang hadiah ulang tahun untuk mama
  • cerita ulang tahunku
  • cerita untuk anak2 dalam acara ulangtahun
  • cerita ulang tahun anak SM
  • cerita ulang tahun untuk anak tanggu
  • cerita tentang ulangtahun anak
  • Cerita ibu ratih dan ratna
  • cerita hut anak
  • cerita dongeng utk ulang tahun
  • cerita dongeng acara ultah
  • ulang tahun ibu
Dongeng Cerita Anak Selamat Ulang Tahun Ibu | Tukang Dongeng | 4.5