Dongeng Binatang Kokok Yang Bandel

Tuesday, August 2nd, 2016 - Dongeng Fabel

Dongeng Binatang Kokok Yang Bandel. Mari kita simak dongeng fabel ini selengkapnya.

Dongeng Fabel Kokok Yang Bandel

dongeng fabel,dongeng binatang,anak ayam,anak ayam kartun

Anak Ayam
gambar via pixabay.com

Kokok adalah seekor anak ayam yang periang namun bandel, ia adalah ayam jantan. Di kebun yang luas ia hidup bersama ayah dan ibunya. Untuk anak ayam seumuran Kokok, masih dalam proses belajar dan rasa ingin tahu nya tinggi. Maklum, ia termasuk anak ayam yang sangat aktif.

Baca juga : dongeng fabel si kancil yang sombong

Suatu saat Kokok dan ayah ibunya pergi ke kebun di seberang jalan untuk mencari makanan. Kokok sangat senang sekali bisa keluat dari kebun area rumahnya, soalnya di setiap ingin bermain keluar area kebun, ayah dan ibunya tidak mengijinkan. Ia sangat penasaran seperti apa suasana di luar kebun. Setelah sampai di kebun seberang jalan, ia minta ijin kepada ayah ibunya untuk bermain di luar kebun.

“Ayah, Ibu, mumpung kita keluar dari rumah, boleh ya Kokok main di luar kebun ini?” kata Kokok meminta izin.

“Jangan nak, diluar sangat berbahaya, apalagi kamu masih kecil, Ibu tidak bisa mengizinkanmu” jawab Ibu Kokok.

“Tapi bu, Kokok bosan cuma di area kebun sekitar rumah saja setiap hari” gerutu Kokok.

“Kokok, tempat kita bukan di luar, tenpat kita di kebun, disini kita akan aman” jelas Ayah Kokok.

Kokok nampak ngambek karena tidak di izinkan bermain keluar kebun. Wajahnya kecewa dan ia harus mematuhi nasehat kedua orang tuanya. Melihat raut muka Kokok yang kecewa, Ayah dan Ibu mencoba menghibur Kokok dengan cerita-cerita pengalama mereka sewaktu masih seumuran Kokok.

Hari demi hari terus berlalu, Kokok membuat rencana bagaimana ia bisa keluar kebun tanpa sepengetahuan Ayah dan Ibunya. Ternyata Kokok pun nekat keluar kebun, ketika Ayah Ibunya sedang mencari makan di area kebun, Ia keluar pelan-pelan dengan menerobos pagar, karena ukuran tubuhnya kecil, sehingga ia bisa menerobos pagar yang sekatnya kurang lebar.

“Akhirnya aku bisa keluar kebun juga..hahahahaa..aku senang sekali” gumam Kokok.

Ia berjalan menyusuri jalan, sampailah di sebuah taman. Kokok melihat ada sebuah kolam ikan. Ia mencoba mendekati kolam ikan itu. Karena penasaran, Kokok maju sampai tepi kolam.

“Wah airnya banyak sekali, aku mau minum ahh, haus sekali rasanya” kata Kokok.

Kokok kemudian minum dari tepi kolam, karena begitu segarnya, ia hampir saja tercebur ke dalam kolam, lalu ia kapok dan menjauh dari kolam. Tiba-tiba seeokor kucing jahat menghadang Kokok dan siap menerkamnya.

“Hay anak ayam, mengapa kamu berjalan ditempat ini sendirian?, dimana Ayah dan Ibumu?” Tanya kucing.

“Aku sedang bermain, Ayah dan ibuku berada di rumah” jawab Kokok.

“Apa kamu tidak takut diluar sendirian?, Aku sedang lapar dan akan memakanmu” gertak kucing.

“Jangan makan aku, aku tidak mau..tolong biarkan aku pulang, Ayah Ibuku pasti sedang mencariku” Kokok memohon.

Kokok menangis sejadi-jadinya, disaat kucing jahat itu siap menerkam Kokok, tiba-tiba ada seekor kambing yang menghalau kucing jahat itu.

“Hey kambing, kamu jangan ikut camput urusanku” teriak kucing.

“Jangan ganggu anak ayam ini, biarkan dia pulang” kata kambing.

“Tidak bisa, anak ayam itu adalah makanan siangku” bentak kucing.

“Takkan kubiarkan kau memakannya, bila aku tidak pergi dari sini sekarang juga, aku akan menandukmu” ucap kambing.

Mendengar ancaman kambing itu, kucing jahat itu ketakutan dan pergi. Karena tubuh kambing itu lebih besar dan memiliki tanduk yang runcing. Kokok lega rasanya selamat dari bahaya.

“Mengapa kamu sendirian di tempat seperti ini?, dimana Ayah dan Ibumu?” tanya kambing.

“Aku menyesal paman, seharusnya aku patuh nasehat Ayah dan Ibu. Aku pergi dari kebun tanpa sepengetahuan Ayah dan Ibu” Jelas Kokok.

“Kamu memang anak yang bandel, rumahmu dimana?, aku akan mengantakanmu pulang” kata kambing.

“rumahku di sebuah kebun tak jauh dari sini paman” jawab Kokok.

Baca juga : dongeng fabel ulat bulu yang baik hati

Akhirnya Kokok pulang di antar paman kambing, ia sangat menyesal karena bandel dan tidak patuh kepada Ayah dan Ibunya. Sesampainya dirumah, kambing itu menjelaskan apa yang terjadi kepada Ayah dan Ibu Kokok. Mereka sangat berterima kasih kepada kambing itu karena telah menyelamatkan anaknya. Kemudian Kokok diberi nasehat agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kokok berjanji tidak mengulanginya lagi dan akan selalu patuh kepada Ayah dan Ibunya.

“Nasehat orang tua pasti baik untuk anaknya, Patuhlah kepada kedua orang tua, kelak hidupmu akan penuh berkah dan cita-citamu akan berhasil kau gapai.”

Demikianlah Dongeng Binatang Kokok Yang Bandel. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • dongeng kucing yang jahat
  • video mendongeng judul kokok yang bandel
  • cerita dongeng binatang(fabel) menjaga kebersihan
  • cerita fabel binatang kucing
  • dongeng akibat tidak patuh pada nasehat
  • Dongeng Kokok yang bandel
  • dongeng kucing
  • video dongeng akibat tidak patuh pada nasehat
Dongeng Binatang Kokok Yang Bandel | Tukang Dongeng | 4.5