Cerita Rakyat Nusantara Karang Bolong

Tuesday, September 6th, 2016 - Dongeng Legenda

Cerita Rakyat Nusantara Karang Bolong. Mari kita baca Cerita Rakyat Karang Bolong ini selengkapnya.

Legenda Karang Bolong

Cerita Rakyat Karang Bolong, Cerita Rakyat Nusantara Karang Bolong, Legenda Karang Bolong, Cerita Rakyat Banten, Cerita Rakyat Jawa Barat

Karang Bolong
gambar via kaskus.co.id

Kesultanan Kartasura sedang sedih, karena sang permaisuri sakit keras. Banyak sekali tabib datang dan pergi silih berganti untuk mengobati permaisuri, namun tak ada satu pun yang bisa menyembuhkan penyakit permaisuri, semua bingung dan khawatir. Pangeran tampak sangat cemas, raut muka nya pun pucat dan lesu, sedangkan rakyat di Kartasura pun juga cemas dengan keadaan permaisuri.

Keadaan kerajaan Kartasura sungguh sedang lesu, ekonomi kerajaan pun sedang goyah. Penasehat kerajaan yang khawatir dengan suasana ini mencoba menasehati pengeran.

Baca juga : Cerita Rakyat Jawa Barat Legenda Gunung Tampomas

“Ampun pangeran, bila hamba boleh memberi nasehat. Pangeran sepertinya harus menyepi dan memohon petunjuk kepada Tuhan Yang Kuasa untuk kesembuhan permaisuri” ucap penasehat kerajaan.

“Baiklah, penasehat. Aku akan lakukan saranmu ini” jawab pangeran.

Setelah beberapa hari, pangeran berangkat menyepi di suatu tempat. Ia berangkat sendirian untuk bersemedi. Dalam semedinya pangeran mendapat banyak sekali godaan, namun itu tidak meruntuhkan niat pangeran. Tiba-tiba terdengar suara saat pengeran bersemedi.

“Akhiri semedimu, pergilah ke pantai selatan. Cari bunga karang disana, dengan bunga karang itu permaisuri bisa disembuhkan”.

Pangeran tersentak setelah suara itu berhenti, lalu pangeran mengakhiri semedi dan segera pulang ke kerajaan untuk menanyakan peristiwa ini kepada penasehat kerajaan.

“Penasehat, dalam semediku ada suara yang memberi aku petunjuk untuk mencari bunga karang di pantai selatan” tanya pangeran.

“Ampun, pengeran. setahu hamba di pantai selatan terdapat gua yang banyak tumbuh bunga karang. gua itu berada di daeah Karang Bolong” jawab penasehat kerajaan.

Tak lama kemudian, pengeran langsung mengutus Adipati Surti untuk berangkat ke Karang Bolong. Adipati ditemani dua pengawal setianya. Sesampainya mereka di Karang Bolong, Adipati Surti bersemedi di gua Karang Bolong, sementara kedua pengawal setianya menunggu di luar gua. Tiba-tiba terdengar suara saat sang adipati bersemedi.

“Aku akan menunjukkan dimana bunga karang itu kepadamu, namun kamu harus berjanji kepadaku”.

Mendengar suara itu, adipati Surti membuka matanya. Ia terkejut ada seorang gadis cantik di depannya, ia adalah pengawal Nyi Roro Kidul. Gadis itu memberi syarat jika semua ini berhasil, ia harus di hidup di goa Karang Bolong bersamanya. Setelah lama berpikir, adipati Surti menyanggupi syarat itu, lalu di tunjukkan bunga karang. Ternyata bunga karang yang dimaksud adalah sarang burung waled yang sangat luar biasa khasiatnya untuk obat.

Adipati Surti segera mengambil sarang burung wlaed itu secukupnya lalu bersama kedua pengawalnya pulang ke kerajaan Kartasura. Setiba di kerajaan Kartasura, pangeran sangat senang adipati Surti berhasil melakukan tugasnya. Setelah permaisuri minum ramuan obat sarang burung waled itu, sakit yang di deritanya berangsur-angsur pulih, permaisuri sehat kembali.

Pangeran sangat gembira sekali, begitu pun juga rakyat Kartasura yang sangat senang sekali akhirnya permaisuri sembuh dari penyakitnya. Sementara itu, adipati Surti teringat pada janjinya kepada gadis itu, lalu ia pamit kepada pangeran ingin kembali ke goa Karang Bolong untuk menjaga bunga karang yang juga menjadi obat yang berkhasiat. Dengan perasaan haru, pangeran dan rakyat Kartasura mengiri kepergian adipati Surti.

Esok harinya adipati Surti dan kedua pengawalnya berangkat ke Karang Bolong, kedua pengawal itu memang sangat setia kepada adipati Surti. Setelah sampai disana, kedua pengawal itu membuat rumah sederhana di dekat goa, sementara adipati Surti masuk menuju goa lalu kembali bersemedi.

Baca juga : Cerita Dongeng Putri Cinderella

Gadis itu tiba-tiba sudah berdiri di depan adipati Surti, akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia di Katang Bolong. Semenjak itu, sarang burung waled banyak dicari orang dan harganya pun sangat mahal.

Demikianlah Cerita Rakyat Banten Karang Bolong Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cerita rakyat karang bolong
  • cerita dongeng nusantara
  • cerita karang bolong
  • cerita rakyat banten karang bolong
  • teks cerita karang bolong
  • legenda karang bolong
  • legenda dan cerita rakyat nusantara
  • kumpulan cerita rakyat banten
  • cerita rakyat karang bolong dan tokoh tokohnya dan percakapanya
  • cerita rakyat karang bolong dan tokoh tokohnya dan dialognya
  • cerita asal usul karang bolong
  • Cerita rakyat di nusantara
  • cerita rakyat dari karang dalam
  • cerita rakyat banten
  • tema cerita rakyat karang blorong
Cerita Rakyat Nusantara Karang Bolong | Tukang Dongeng | 4.5