Cerita Dongeng Fabel Persahabatan Kancil dan Paus

Saturday, April 30th, 2016 - Dongeng Fabel

Kumpulan dongeng fabel kali ini berjudul Cerita Dongeng Fabel Persahabatan Kancil dan Paus. Mari kita simak dongeng selengkapnya.

Dongeng Fabel Pendek Si Kancil

Di sebuah hutan yang jauh, ada seekor Kancil yang hidup disana, si kancil mempunyai sahabat seeokor ikan Paus. Mereka saling mengenal dan menjadi sahabat ketika Kancil sedang berjalan di tepi laut, tiba-tiba ada seeokor ikan Paus yang terdampar, lalu Kancil menolongnya hingga ikan Paus itu selamat. Sejak kejadian itu, Paus sering mengajak Kancil putar-putar menikmati pemandangan laut yang indah.

Baca juga dongeng fabel singkat semut dan belalang

Kancil gembira ria bisa naik ikan Paus dan mengelilingi laut yang luas. Keinginan Kancil akhirnya terpenuhi oleh sahabatnya itu. Pada suatu saat Kancil menunggu Paus di tepi laut, tapi, hingga sore tiba, Paus tidak datang. “Kenapa sahabatku Paus tidak datang ya?” tanya Kancil dalam hati. “Ah, mungkin Puas sedang ada urusan penting, aku pulang sajalah” kata Kancil sambil melangkahkan kaki meninggalkan laut. Ia berharap Paus baik-baik saja dan segera mendapat kabar darinya.

cerita dongeng fabel,kumpulan dongeng fabel,cerita dongeng binatang,kumpulan dongeng binatang,dongeng kancil,dongeng kancil nyolong timun,dongeng kancil singkat

Dongeng Kancil
gambar via lokerseni.web.id

Sementara di dasar laut, di istana para Paus sedang mengalami musibah, sang raja Paus menderita penyakit aneh dan para punggawa istana sedang berkumpul untuk mencarikan tabib yang bisa menyembuhkan penyakit raja Paus. Seluruh rakyat Paus termasuk sahabat kancil juga diberi perintah untuk mencari tabib itu. “Mungkin sahabatku Kancil bisa membantuku mencarikan tabib untuk raja” gumam Paus dalam hati. Waktu itu juga Paus pergi menemui Kancil di tepi laut. “Dimana si Kancil ya?, baiklah akan ku tunggu dia disini” ucap Paus. Matahari pun sudah hampir terbenam dan Paus masih menunggu Kancil di tepi laut, Akhirnya Kancil pun datang.

Kancil senang sahabatnya baik-baik saja. “Hai, Paus sahabatku, kemarin kamu tidak datang ada apa?” tanya Kancil. “Iya, Kancil. Kemarin ada masalah besar di istana Paus, maafkan aku ya karena aku tidak sempat datang menemuimu” jawab Paus. “Ada masalah apa di istana Paus” tanya Kancil penasaran. “Sudah lebih 5 hari raja Paus sakit aneh, semua rakyat Paus di perintahkan membantu untuk mencarikan tabib untuk mengobati penyakit raja. aku sendiri juga bingung harus mencari tabib kemana. Apakah kamu punya kenalan tabib, sahabatku Kancil?” tanya Paus. “Di Bangsa Kancil memang ada tabib yang hebat, tapi aku tak tahu rumahnya, dan sudah lama beliau juga tidak pernah terdengar kabar” jawab Kancil.

Baca juga dongeng fabel kelinci dan kura-kura

Harapan mulai ada di benak Paus, lalu dia memohon kepada Kancil. “Tolong aku, Kancil. Carikan rumah tabib itu, aku dengan sangat kamu bisa menolongku” pinta Paus dengan memohon. “Baiklah, sahabatku. Aku akan mencari tahu keberadaan tabib itu, kasih waktu aku 2 hari ya, Paus” kata Kancil. “Baiklah, Kancil. 2 hari besok aku tunggu kamu disini sore hari” jawab Paus lalu pergi. Kancil segera pulang ke rumahnya dan mengumpulkan informasi tentang keberadaan tabib itu. Tapi, tak ada informasi yang bisa di dapatkan Kancil tentang tabib itu. Akhirnya Kancil melanjutkan pencariannya esok hari.

Di pagi hari Kancil masih tertidur, tiba-tiba seekor Rusa datang dan membangunkan Kancil. “Hai, Kancil. Ayo bangun” teriak Rusa. “Apa apa, Rusa. Kau bangunkan aku pagi-pagi sekali, aku masih ngantuk” kata Kancil. “Aku membawa kabar gembira untukmu, bukanya kamu sedang mencari tabib sakti yang lama menghilang?” tanya Rusa. “Iya, Rusa. Kamu bisa menunjukkan padaku rumahnya sekarang?” pinta Kancil. “Aku bisa mengantarmu ke rumah tabib itu. Namun semua itu ada syaratnya, Kancil” jawab Rusa. “Apa syaratnya, Rusa” tanya Kancil lagi. “Kamu harus memberiku semua persediaan ketimun mu dirumah” jawab Rusa. “Baiklah, Rusa. akan ku berikan semua persediaan makananku untukmu, asal kau antarkan aku ke rumah tabib sakti itu. Demi sahabatku” jawan Kancil.

Akhirnya Kancil menyerahkan semua persediaan makanannya kepada Rusa, demi menolong sahabatnya, Kancil ikhlas. “Apakah kamu tidak takut kelaparan, Kancil” tanya Rusa. “Demi menolong sahabatku, aku ikhlas, Rusa” jawab Kancil. Kejadian aneh pun terjadi, tiba-tiba Rusa berubah menjadi seekor Kancil yang tua. “Siapa kau” tanya Kancil ketakutan. “Aku adalah tabib sakti yang kamu cari. Aku berubah wujud hanya untuk menguji kesetiaanmu kepada sahabatmu. Sekarang ayo kita menemui temanmu Paus, aku akan menyembuhkan penyakit raja Paus” jawab tabib sakti.

Akhirnya, Kancil mengajak tabib sakti menemui Paus, mereka bertiga merangkat ke isatan Paus. Disana mereka di sambut oleh pembesar istana. Tabib sakti langsung di antar menemui raja yang sedang sakit. Tabib memeriksa penyakit raja, lalu memberikan ramuan obat untuk diminum, Selang beberapa saat kemuadian, raja Paus langsung sembuh dari sakitnya. Seluruh pegawai dan rakyat istana Paus gembira mendengar raja sudah sembuh dari sakitnya. Raja Paus sangat berterima kasih kepada tabib sakti dan memberikan hadiah kepada tabib sakti. Demikian juga Paus sahabat Kancil, ia diangkat menjadi pengawal kepercayaan di istana Paus.

Baca juga Dongeng Fabel Si Nuri Yang Rajin

“Sahabat sejati bukanlah mereka yang dapat menghilangkan masalahmu, namun yang pasti sahabat sejati adalah mereka yang tak akan meninggalkanmu saat masalah menimpamu.”

Demikianlah dongeng fabel pendek si kancil. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cerita fabel
  • contoh cerita fabel
  • fabel
  • contoh dongeng fabel
  • cerita fabel tentang persahabatan
  • dongeng binatang singkat
  • dongeng kancil
  • cerita kancil
  • cerita fabel kancil
  • contoh cerita fabel singkat
  • dongeng kancil singkat
  • fabel kancil
  • dongeng persahabatan
  • Kumpulan dongeng fabel
  • dongeng pabel
  • sebutkan dongeng bertema persahabatan
  • dongeng ikan paus
  • cerita ikan paus
  • cerita fabel persahabatan
  • cerpen fabel tentang persahabatan
Cerita Dongeng Fabel Persahabatan Kancil dan Paus | Tukang Dongeng | 4.5