Cerita Dongeng Anak Putri Berhati Mulia

Thursday, July 28th, 2016 - Dongeng Anak

Cerita Dongeng Anak Putri Berhati Mulia. Mari kita simak dongeng putri kerajaan ini selengkapnya.

Dongeng Anak Putri Berhati Mulia

dongeng anak,cerita dongeng anak,dongeng anak anak,dongeng untuk anak,dongeng putri kerajaan

Ilustrasi Tuan Putri
gambar via bonikids.blogspot.com

Di zaman dulu kala, ada sebuah kerajaan yang besar yang dipimpin oleh raja yang kurang bijaksana. Banyak rakyat yang hidup susah, karena harga kebutuhan pokok yang sangat mahal karena pajak untuk kerajaan terlalu tinggi. Sang raja mempunyai seorang putri yang cantik dan baik hati. Karena sudah lama raja menantikan seorang anak, maka sang putri pun sangat dimanja dan sangat disayangi oleh sang raja.

Pada suatu hari sang putri ingin sekali jalan-jalan keluar kerajaan, ia pun meminta ijin kepada ibunda tercinta, dengan perasaan takut, sang putri berjalan menemui ibunda.

Baca juga : dongeng anak sebelum tidur lagu untuk ibu

“Bunda, aku ingin jalan-jalan keluar kerajaan, ingin tahu bagaimana suasana diluar sana” ucap sang putri.

“Anakku, ibunda sebenarnya memberimu ijin untuk keluar kerajaan, tapi ibunda takut jika ayahmu marah” jawab ibunda.

“Tapi aku suntuk di dalam kerajaan terus menerus bunda” kata sang putri memelas.

“Lebih baik kamu minta ijin kepada ayah dulu, apapun keputusan ayah, kamu harus bisa terima dan tidak boleh marah kepada ayah” jelas ibunda.

Saat itu juga, sang putri langsung menemui raja untuk meminta ijin keluar kerajaan. Namun ia tidak sendirian, dengan di temani ibunda nya, ia memberanikan diri untuk bilang kepada raja.

“Ayahanda, aku ingin melihat keadaan di luar kerajaan, apakah ayahanda mengijinkan?” tanya sang putri.

“Putriku, untuk apa kamu ingin keluar kerajaan?, di luar sangat berbahaya untuk seorang tuan putri kerajaan seperti kamu” jawab sang raja.

“Aku hanya ingin tahu suasana di luar kerajaan, ayah. Jadi ayah tidak mengijinkan?” keluh sang putri.

“Baiklah, aku mengijinkanmu anakku. Tapi kamu tidak boleh keluar sendirian, ayah akan menyuruh prajurit kerajaan untuk mengawalmu di luar sana” ucap sang raja.

“Terima kasih ayah” jawab sang putri gembira.

Raja pun memerintahkan prajurit untuk mengawal sang putri keluar kerajaan dengan pengawalan yang ketat. Sang putri nampak gembira sekali mendapat ijin ayahnya. Rombongan sang putri keluar kerajaan, sang putri sangat kaget melihat suasana di luar kerajaan yang sangat ramai.

Namun tiba-tiba putri sangat terkejut saat melewati rumah-rumah penduduk, ia melihat banyak anak kecil yang menangis, tubuhnya sangat kurus. Sang putri bertanya dalam hati.

“Ada apa dengan anak-anak itu?” gumam sang putri.

Sang putri pun menyuruh pengawal untuk berhenti sejenak.

“Pengawal, aku ingin istirahat disini, kita berhenti dulu” perintah sang putri.

“Sangat berbahaya kita berhenti disini tuan putri” jawab salah satu pengawal.

“Apa kalian tahu yang terjadi sini?, banyak anak kecil tubuhnya kurus dan menangis” tanya sang putri.

Pengawal pun terdiam seribu bahasa, mereka tidak bisa menjawab pertanyaan sang putri karena takut jika raja akan menghukum mereka jika menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Sang putri pun turun dari tandu, ia berjalan menuju rumah salah satu penduduk, ia merasa kasihan dengan keadaan rakyat disini.

“Ada apa dengan mereka paman?” tanya sang putri kepada salah satu penduduk.

“Saya belum pernah melihat anda, kalau boleh kami tahu, siapakah anda ini? ucap paman itu.

“Saya adalah tuan putri kerajaan, saya tidak menyangka keadaan rakyat masih ada yang seperti ini” jawab sang putri.

“Tuan putri, apakah tuan putri tidak tahu yang sesungguhnya?” tanya paman itu.

“Sumpah paman, saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi disini” jawab sang putri.

Baca juga : cerita dongeng putri duyung

“Ini semua karena ayah tuan putri, beliau menaikkan pajak, sehingga harga kebutuhan pokok sangat mahal, kami tidak mampu membeli semua itu tuan putri, kami makan seadanya, dari hasil kebun kami yang tidak seberapa. Banyak anak-anak disini yang kekurangan gizi, tubuh mereka menjadi kurus seperti ini. Tolong kami tuan putri, sampaikan kepada raja untuk menurunkan pajak seperti dulu lagi.” jelas paman itu.

Air mata tuan putri pun menetes, ia tak kuasa menahan kesedihan melihat penderitaan rakyatnya. Dengan pikiran kosong ia berjalan ke arah tandu, dan memerintahkan pengawalnya untuk pulang ke kerajaan.

Sesampainya di kerajaan, tuan putri langsung menemui raja. Melihat tuan putri sudah pulang, raja pun menyambut dan memeluk tuan putri. Belum sempat raja bertanya, tuan putri langsung bertanya kepada raja.

“Mengapa ayahanda tega menaikkan pajak kerajaan?, mengapa ayahanda tega membuat rakyat kelaparan?” ucap sang putri sambil menangis.

“Ada apa anakku?, apa maksud pertanyaanmu ini?” jawab sang raja.

“Di perjalanan, aku melihat banyak sekali rakyat yang kelaparan, anak-anak kecil yang kurus dan kekurangan gizi, mereka menangis karena mereka butuh makanan yang layak dan cukup. Ini semua karena ayahanda menaikkan pajak sehingga membuat barang kebutuhan pokok menjadi mahal.” jelas tuan putri dengan air mata berlinang.

“Anakku, ayah menaikkan pajak juga demi kebaikan kerajaan” jawab raja.

“Jika aku boleh meminta sesuatu kepada ayah?” tanya sang putri.

“Katakan anakku, apa permintaanmu?” jawab raja.

“Aku meminta ini bukan sebagai tuan putri, namun sebagai anak seorang ayah yang aku sayangi, yang aku jadikan contoh. Ayah, aku mohon. Turunkan pajak seperti sedia kala, sehingga rakyat bisa hidup makmur dan sejahtera” jelas sang putri.

Mendengar kata-kata yang diucapkan sang putri, raja terketuk hatinya, air matanya menetes. Ia tidak menyangka putri satu-satunya memiliki hati yang sangat mulia.

“Anakku, kamu benar-benar memiliki hati yang sangat mulia. Ayah bangga memiliki putri sepertimu” jawab raja sambil memeluk tuan putri.

“Apakah ayah akan mengabulkan permintaanku ini?” tanya tuan putri.

“Baiklah nak, permintaanmu ayah kabulkan” jawab raja.

“Terima kasih ayah, aku sangat bangga kepada ayah” ucap tuan putri.

Baca juga : dongeng ayah yang baik hati

Sejak saat itu, pajak sudah turun seperti sedia kala, harga-harga kebutuhan pokok pun normal kembali dan rakyat hidup makmur dan sejahtera. Rakyat sangat bangga memiliki tuan putri yang berhati mulia.

Demikianlah Cerita Dongeng Anak Putri Berhati Mulia. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cerita dongeng putri
  • dongeng putri
  • cerita dongeng tentang putri kerajaan
  • cerita dongeng puteri
  • cerita dongeng putri kerajaan
  • dongeng anak putri
  • Cerita tentang putri
  • cerita dongeng sang putri
  • dongeng sang putri
  • cerita anak putri
  • kumpulan dongeng putri
  • Dongeng anak tentang putri
  • kisah dongeng putri
  • cerita d
  • dongeng puteri
  • Cerita dongeng putri seujung kapok
  • cerpen putri berhati mulia dan strukturnya
  • kumpulan dongeng anak putri
  • cerita dongeng tentang putri
  • cerita dongeng kerajaan
Cerita Dongeng Anak Putri Berhati Mulia | Tukang Dongeng | 4.5